Bentuk Geometri Miring Pada Jalan Menikung

Mengapa Pada Tikungan Jalan Dibuat Miring ke Dalam?

geometri jalan

Geometri Jalan Melingkar Miring Ke dalam

Ketika kendaraan bergerak menikung (melingkar) maka akan bekerja gaya sentrifuga yang bekerja mendorong atau menarik objek dari pusat rotasi (sebagai perlawana terhadap gaya sentripetal yang bekerja ke arah pusat rotasi. Pada kasus jalanan miring, gaya sentrifugal adalah gaya yang mendorong ke arah luar lingkaran.

Pada saat menikung maka kendaraan sedang membuat gerak melingkar, meski tidak utuh. Pada kondisi jalanan rata, hal ini dapat membuat pengendara seakan terdorong ke luar tikungan, atau ada gaya yang malah memaksa kendaraan untuk lurus (menjauhi pusat rotasi).

Di sinilah fungsi jalanan yang miring. Kemiringan dibutuhkan untuk menahan, atau minimal mengurangi gaya sentrifugal yang memaksa kendaraan keluar lintasan. Secara empiris ini jelas terasa. Beban yang ditanggung di tangan ketika pegang stir atau stang akan jauh lebih ringan.

Untuk menentukan kemiringan ada hitung-hitungannya sendiri. Namun yang jelas, ia ditentukan berdasarkan kecepatan kendaraan. Semakin cepat rata-rata kendaraan yang melewatinya, maka sudut kemiringan akan semakin besar. Membuat jalan bukan perkara menempelkan aspal saja.

Kemiringan pada jalan yang menikung berguna untuk menahan atau mengurangi gaya sentrifugal sehinga kendaraan tidak akan terlempar keluar jalan.

Kemirinan akan dibuat lebih tinggi dan lebih luas pada jalur cepat, karena jika kecepatan tinggi masih ada gaya sentrifugal yang tersisa sehingga jalan dibuat lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *