Mencegah Terjadinya Keruntuhan Bangunan Ketika Terjadi Gempa Bumi

struktur tahan gempa

Konstruksi Bangunan Tahan Gempa

Suatu gempa terdiri dari serangkaian getaran longitudinal dan transversal yang diinduksi dalam kerak bumi akibat pergerakan lempeng-empeng bumi secara tiba-tiba. Guncangan gempa menyebar sepanjang permukaan bumi dalam bentuk gelombang dan akan melemah secara logaritmis pada arah menjauh dari pusat gempa. Sementara gerakan dalam tanah ini adalah gerakan tiga dimensi, komponen gerakan horisontalnya merupakan pertimbangan penting dalam proses desain struktural; Karena elemen penahan beban vertikal suatu struktur biasanya lebih mampu menahan tambahan beban vertikal. Pada saat bangunan bergetar maka timbul gaya-gaya pada struktur bangunan karena adanya kencenderungan massa bangunan untuk mempertahankan dirinya dari gerakan. Gaya yang timbul ini disebut dengan gaya inersia.

Bangunan tahan gempa adalah bangunan yang merespon gempa dengan sifat daktilitas yang mampu bertahan dari keruntuhan, dan memiliki fleksibilitas untuk meredam getaran gempa.

Prinsip bangunan tahan gempa:

1. Kekakuan strukur

Prinsip kekakuan struktur menjadikan struktur lebih solid terhadap goncangan. Kekakuan struktur dapat menghindarkan kemungkinan bangunan runtuh saat gempa terjadi. Kolom-kolom dan balok pengikat harus kuat dan ditopang oleh pondasi yang baik pula.

2. Fleksibilitas
Ketika terjadi gempa struktur bangunan dirancang agar bisa bergerak dalam skala kecil, misalnya dengan menggunakan prinsip hubungan roll pada tumpuan-tumpuan beban, yaitu jenis hubungan pembebanan yang dapat bergerak dalam skala kecil untuk meredam getaran.

3.Bahan material yang ringan dan berkualitas yang baik

Makin berat bangunan maka makin besar daya massa jika terjadi gempa bumi yang bisa membahayakan jika runtuh dan lebih ringan sehingga tidak sangat membebani struktur yang ada.

Reaksi bangunan pada saat gempa terjadi bergantung pada cara pembangunan dan bukan pada tahap perencanaan. Mutu material yang baik penting untuk menjamin ketahanan material dalam menahan beban gempa.

4. Massa yang terpisah-pisah

Prinsip massa yang terpisah-pisah, yaitu memecah bangunan dalam beberapa bagian menjadi struktur yang lebih kecil sehingga struktur ini tidak terlalu besar dan terlalu panjang karena jika terkena gempa harus meredam getaran lebih besar.

5. Kesatuan Struktur (Struktur Atap, struktur dinding, struktur pondasi )

Prinsip dasar dari bangunan tahan gempa adalah membuat seluruh struktur menjadi satu kesatuan sehingga beban dapat ditanggung dan disalurkan bersama-sama dan proporsioanal. Bangunan juga harus bersifat ulet (ductile), sehingga dapat bertahan apabila mengalami perubahan bentuk yang diakibatkan oleh gempa.

6. Perbandingan Tinggi dan Lebar Bangunan
Tinggi bangunan tidak melebihi empat kali lebar bangunan.

Semoga Bermanfaat
Salam Jabat Erat
Kampung Drafter
Tempat Belajar Gambar Konstruksi
085795561584
www.kampungdrafter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *