Multiple Site Fatigue Damage dan Kegagalan Struktur

lelah material

Multiple Site Fatigue Damage

Pada awal abad ke – 20 pesawat udara mulai ditemukan dan teknologi wahana transportasi ini berkembang dengan sangat cepat. Pada masa perkembangannya juga terjadi beberapa kali kegagalan struktur yang menyebabkan kecelakaan fatal. Dua kasus yang cukup terkenal berkaitan dengan kegagalan struktur pesawat adalah kecelakaan BOAC de Havilland Comet tahun 1953 – 1954 dan Aloha Airlines Boeing 737 tahun 1988.

Pesawat Comet adalah pesawat penumpang jet komersial pertama di dunia yang dibuat oleh pabrik de Havilland, Inggris. Pada tahun 1953 – 1954, hanya setahun setelah penerbangan pertamanya, tiga pesawat de Havilland Comet buatan Inggris meledak di udara dan jatuh. Tanggal 2 Mei 1953, Pesawat British Overseas Airways Corporation (BOAC) de Havilland Comet, G-ALYV Flight 783 jatuh di India. Tujuh bulan kemudian, 10 Januari 1954, pesawat BOAC– Comet Flight 781 dengan registrasi G- ALYP, dalam perjalanan dari Roma menuju London, meledak di udara pada ketinggian 27000 feet dan jatuh ke laut tengah dekat pulau Elba. Pada 8 April 1954, pesawat Comet G- ALYY South African Airlines Flight 201, dicarter melalui BOAC, yang terbang dari Ciampino Airport, Roma menuju Kairo hancur di udara, jatuh dari ketinggian 35000 feet di laut dekat Napoli. Seluruh penumpang dan awak pesawat tidak satupun yang selamat.

Setelah kejadian-kejadian itu seluruh pesawat Comet dilarang terbang dan penyelidikan menyeluruh kemudian dilakukan. Pengujian skala penuh dilakukan pada satu pesawat Comet, yaitu pesawat dengan registrasi G-ALYU. Pesawat Comet G-ALYU sudah mengalami 1,230 pressurized flights sebelum pengujian dan setelah tambahan 1,830 siklus tekanan air yang menyerupai tekanan saat terbang, badan pesawat gagal pada daerah sekitar pojok jendela yang berbentuk segi empat, seperti ditunjukkan pada Gambar. Konsentrasi tegangan yang terjadi, jauh lebih tinggi dari pada yang diantisipasi. Hal ini menyebabkan kegagalan lelah material sekitar pojok jendela yang akhirnya menyebabkan sobeknya badan pesawat. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting dalam perancangan struktur pesawat yang mengalami kegagalan akibat beban lelah.

Peristiwa ini membuka mata para insinyur dan perancang struktur
pesawat terbang tentang fenomena multiple site fatigue damage pada pesawat terbang yang sudah berusia tua yang sampai saat itu belum banyak dipahami.

Sumber:
Orasi Ilmiah Guru Besar Institut Teknologi Bandung
Profesor tatacipta Dirgantara
19 Agustus 2017

Salam Jabat Erat
Kampung Drafter
Belajar Gambar Teknik Mesin dari Ahlinya
085795561584

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pornvids.xyz indoporno.xyz rentalmobilpontianak.xyz videobokep18.xyz fullbokep.xyz videobokepxxx.xyz bokeppro.xyz filmbokeps.xyz videopornoindo.xyz bokepbaru.xyz