Sekilas Mengenai Pekerjaan Seorang Drafter

Ruang Kelas Menggambar Teknik
Sebuah Ruang Kelas Menggambar Teknik, di Wayne University Detroit pada tahun 1940-an. Foto: www.reuther.wayne.edu

Pada waktu dulu para drafter menggambar secara manual dengan menggunakan meja gambar, pensil, jangka, penggaris segitiga, penghapus dan alat-alat gambar lainnya dengan media kertas kalkir. Saya masih ingat ketika mengerjakan tugas gambar teknik  dan membuat lines plan kapal secara manual dengan menggunakan berbagai macam mal gambar yang membutuhkan waktu berminggu – minggu. Bahkan pada tahun 1993 saya masih menjumpai sebagian pekerjaan desain pesawat di PT. DI (dulu IPTN) masih digambar secara manual meskipun sebenarnya sekitar tahun 1980 sampai 1990, fungsi meja gambar untuk mempersiapkan gambar dan desain sudah mulai digantikan oleh aplikasi Computer Aided Design and Drafting (CADD). Secara bertahap industri-industri yang menggunakan gambar teknik sebagai bagian dari kegiatan pekerjaan memberi pelatihan para tenaga drafter, designer dan engineernya untuk menguasai aplikasi CADD.

ruang kelas menggambar teknik
Para Drafter dan Designer Perusahaan Pesawat SAAB sedang mendesain Pesawat “SAAB 32 LANSESN” di ruang K1 Linköping, Swedia di awal tahun 1950-an. Foto www.saabgroup.com

Ada banyak macam aplikasi CADD yang digunakan, diantaranya CATIA, ProEngineer, Unigraphic, PDMS, Inventor, AutoCAD dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dengan menggunakan aplikasi CADD, seorang drafter bisa membuat dan menyimpan gambar dalam bentuk soft copy sehingga bisa dilihat, dicetak, diedit, digandakan dengan mudah bahkan bisa secara langsung dihubungkan dengan program manufaktur secara otomatis. Yang perlu diperhatikan adalah, aplikasi CADD adalah hanya sebuah alat menggambar, sehingga seorang drafter tetap harus memahami gambar teknik selain menguasai penggunaan CADD dalam menggambar. Meskipun dewasa ini hampir semua pekerjaan desain dan menggambar menggunakan aplikasi CADD, akan tetapi untuk beberapa pekerjaan sketsa dan menggambar masih dikerjakan secara manual.

drafter proyek offshore
Seorang Offshore Structural Drafter Sedang Mengerjakan Proyek Desain

Drafter menyajikan gambar (drawing) yang dilengkapi dengan visual guidelines dan informasi-informasi lain tentang bagaimana sebuah desain bisa dibuat atau dirakit (assembly). Gambar juga dilengkapi dengan rincian teknis, dimensi, material dan proses pembuatannya. Drafter mempersiapkan rincian teknis dengan menggunakan gambar (drawing) dan spesifikasi desain, sedangkan engineer mempersiapkan perhitungannya. Sebagai contoh drafter mempersiapkan gambar kerja agar sebuah desain bisa dikerjakan di workshop, memilih baut, fastener atau welding untuk melakukan penyambungan. Drafter bekerja dengan dilengkapi handbook, tabel, kalkulator daan komputer untuk mendukung pekerjaan mereka.

Ogi

Ogi Julian Saputra

Ogi Julian  Saputra,  akrab  di panggil   Ogi, seorang arsitek alumni Arsitektur Universitas    Gunadarma  tahun    2018.   Setelah    ia  lulus   ia bekerja    di  salah   satu   konsultan  Arsitektur  Landscape  di  Jakarta, setelah   mendapatkan  ilmu yang  cukup  banyak  di bidang Arsitektur Lansdscape selanjutnya   memperdalam  Ilmu Arsitekturnya dengan   bekerja  di salah  satu  Kantor Konsultan  Arsitek  di  Jakarta.       pada       awal   tahun   2019.

Berbagai project telah diselesaikannya,   mu;ai dari   Rumah tinggal sederhana,  Landscape kawasan,  bangunan  komersial, juga bangunan Infrastruktur dan Pariwisata.  Konsep design modern   dan   Tradisional/ Arsitektur  Vernakular,   adalah andalannya, karena  ia  percaya bahwa Arsitektur harus terus mengikuti perkembangan  zaman namun ciri khas yang  ada  di masing-masing  daerah tetap harus dipertahankan,   karena Arsitektur   Vernakular   ialah    Arsitektur   yang     memang di  buat berdasarkan    kondisi    faktor    lingkungan   dan budaya  masyarakat.

Sela in aktif di dunia  Arsitektur,   Ogi juga   aktif di bidang   3D Artist  dan Animasi,   dan  juga   sesekali   menjadi    mentor      kursus   di  bidang    3D Rendering dan  3D Animasi   di beberapa  perusahaan.

Dengan   menjadi   bagian   dari  Kampung   Drafter,  Ia memiliki  misi untuk bisa lebih memperkenalkan tentang   Konsep Arsitektur Modern  dan Vernakular kepada   masyarakat  dengan   cara  membantu  mereka  dalam membangun   sebuah    bangunan   layak   bagi   pengguna   dan   berguna bagi   lingkungan  sekitarnya.  Selain  itu,  ia juga   memiliki    misi  untuk memberikan  pengajaran  yang  komperenhensif  tentang    3d  Rendering dan    Animasi    sehingga    praktisi    akan    mampu     membuat    sebuah gambar/     Animasi      presentasi   yang   menarik      pada   client   mereka.

Kang Yusuf

kampung drafter
Kang Yusuf – Senior Design Engineer – Founder Kampung Drafter

Muhammad Yusuf, biasa di panggil Kang Yusuf, seorang senior design engiener, alumni Politeknik Perkapalan ITS, Surabaya. Founder, instruktur sekaligus motivator Kampung Drafter yang membuat peserta kursus selu antusias mengikuti kelas pelatihan.

23 tahun terjun di berbagai bidang pekerjaan yang berbeda benar-benar menjadikannya instruktur multi talent. Awal pekerjaan sebagai desainer pesawat terbang di PT Dirgantara Indonesia, Bandung (dulu PT. IPTN). Sempat terjun beberapa tahun di project infrastruktur telekomunikasi sebagi project engineer. Setelah itu bergabung dengan sebuah konsultan Engineering Power plant sebagi Design Engineer, tergabung dalam team perancangan berbagai project PLTU di dalam dan luar negeri. Terakhir pengalaman profesional nya si perusahaan kontraktor di bidang engineering, dan konstruksi di Bandung untuk pekerjaan-pekerjaan arsitektur, sipil, mekanikal, elektrikal dan pengolahan instalasi air minum (water treatment plant) melengkapi pengaalaman profesionalnya.

Sejak bulan Agustus 2016 Kang Yusuf secara full time sebagai instruktur di Kampung Drafter untuk membagikan pengalaman kerjanya selama 23 tahun melaui kelas pelatihan.

Pembawaaanya yang selalu antusias, hangat, tidak pernah kekurangan akal dalam memberi ilustrasi ketika mengajar sampai peserta dengan mudah bisa memahami materi pelatihan, adalah hal yang paling banyak di kenang oleh alumni Kampung Drafter.