Training Berbasi Kompetensi Drafter Mesin Menggunakan AutoCAD 2d & 3d di Bandung

Training berbasis kompetensi drafter AutoCAD 2D & 3D untuk desain teknik mesin. Bukan hanya belajar AutoCAD, akan tetapi juga belajar ilmu membuat gambar yang sesuai dengan engineering standar baik ISO maupun ANSI.
training berbasis kompetensi
Dokumentasi Pelatihan Berbasis Kompetensi Drafter AutoCAD 2D & 3D di Bandung
Waktu:
  • Belajar selama dua minggu. dari hari Senin sd Jumat. Dari 08:30-12:00. Kecuali hari Jumat sampai jam 11:00
  • Tiap Sabtu Minggu Jam 08:30-12:00 selama 10xpertemuan
 
Kurikulum Berbasis Kompetensi Drafter Mesin, membekali skill keahlian yang dibutuhkan oleh dunia kerja:
 
  • AutoCAD 2D dan 3D
  • Gambar Teknik
  • Shop Drawing: (Gambar orthogonal, potongan, detail dll)
  • Sukses mendapatkan pekerjaan
 
Target yang dicapai dalam training ini adalah:
  • Selesai mengikuti training berbasis kompetensi ini peserta akan mempunyai skill untuk bekerja sebagai tenaga AutoCAD Drafter atau juru gambar siap kerja
training berbasis kompetensi
Testimoni Peserta Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Drafter Teknik Mesin di Bandung
Peserta yang bisa mengikuti training berbasis kompetensi sebagai drafter desain mesin:
  • Min pendidkan SMA/SMK/MAN
  • Mahasiswa
  • Umum
  • Latar pendidikan, apa saja bisa bergabung
 
Kurikulum dan Tutor:
Kurikulum pelatihan berbasis kompetensi yang dibutuhkan oleh industri konsultan, kontraktor, maupun industri manufaktur dengan bimbingan Senior Design Engineer dengan pengalaman 23 tahun di bidang Konstruksi dan Desain. Berpengalaman baik dalam bidang perencanaan, perancangan, maupun proses konstruksi di lapangan. Akan membagikan pengalaman kerjanya kepada Anda.
 
Pendaftaran hub: 085795561584 (Tlp, SMS,wa)
kursus autocad teknik mesin
Materi Kursus Drafter AutoCAD untuk Gambar Teknik Mesin

Cara Mengatasi Pengangguran di Indonesia

cara mengatasi pengangguran
Mencari lowongan pekerjaan di bursa kerja

Cara Kampung Drafter untuk Berkontribusi Mengatasi Pengangguran di Indonesia Melalui Program Pelatihan Siap Kerja Berbasis Kompetensi

Kesempatan kerja sebenarnya terbuka lebar. Baik bagi lulusan SMA, SMK maupun sarjana. Yang jadi masalah adalah para lulusan baru baik dari SMA, SMK bahkan sarjana tidak mempunyai kompetensi yang dibutuhkan oleh industri yang membutuhkan. Bisa jadi mereka mempunyai skill yang sedang dibutuhkan akan tetapi kemampuan penguasaan skill di bangku sekolah kurang diserap dengan baik.

Lalu bagaimana cara mengatasinya sedangkan mereka sudah lulus sekolah agar segera mempunyai kompetensi untuk bekerja?

Cara Mengatasi Pengangguran di Indonesia dengan Membekali Skill Kompetensi Yang dibutuhkan Oleh Industri

pelatihan berbasis kompetensi

Setelah terlibat selama beberapa tahun membekali para lulusan baik SMK, sarjana apalagi lulusan SMA Alhamdulillaah Kampung Drafter mempunyai metode praktis untuk mengatasi pengangguran di Indonesia agar para lulusan SMA, SMK maupun sarjana mempunyai kompetensi skill yang memang dibutuhkan oleh dunia industri. Kami membekali para lulusan SMA, SMK maupun sarjana yang masih menganggur skill menggambar teknik konstruksi dengan menggunakan AutoCAD melalui program pealtihan berbasis kompetensi sesuai dengan keperluan industri. Sesuai dengan pengalaman para founder kami yang telah berpengalaman sebagai praktisi di bidang engineering desain dan konstruksi.

kursus autocad di depok
Testimoni Peserta Pelatihan Pra Kerja AutoCAD Drafter di Depok

Alhamdulillaah dengan metode praktis, kami bisa berkonstribusi untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia dengan cara membekali para lulusan SMA, SMK maupun sarjana yang masih menganggur skill menggambar teknik konstruksi, sehingga mereka menjadi tenaga kerja siap pakai setelah mengikuti pelatihan pra kerja.

kursus autocad drafter pra kerja
Testimoni Program Pelatihan Ahli Gambar Teknik Bangunan

Kami akan terus berinovasi agar bisa berkonstribusi lebih banyak lagi untuk mengatasi pengangguran di Indonesia, yaitu melalui program pelatihan berbasis kompetensi untuk membekali para pengangguran lulusan SMA,SMK atau sarjana skill yang memadai sehingga bisa mendapatkan pekerjaan dan bisa mengembangkan dirinya secara terus menerus sehingga akan meningkat secara kualitas baik ekonomi maupun kemampuan dirinya.

pelatihan pra kerja offline
Testimoni Peserta Pelatihan Pra Kerja AutoCAD Drafter di Kampung Drafter

Salam Hangat dan Jabat Erat Selalu

Muhammad Yusuf

Founder Kampung Drafter

Kursus AutoCAD Drafter Periode Januari – Februari 2016

Kesempatan mengikuti Kursus AutoCAD Drafter Cepat Kerja periode Januari-Februari.
Lulus kursus siap bekerja sebagai AutoCAD Drafter.

Apa yang dipelajari:

  • AutoCAD
  • Gambar Teknik
  • Membuat Gambar Kerja (Proyeksi Ortografi, potongan, detail, part list dll)
  • Sukses Mendapat Pekerjaan Sebagi Drafter (Cara mendapatkan peluang kerja, membuat lamaran dan CV yang dilirik HRD/ User, sukses wawancara)
    dll

Siapa yang harus ikut?

  • Minimal lulusan SMA/MAN/SMK
  • Mahasiswa
  • Karyawan yang ingin menambah kemampuan dalam bidang AutoCAD Drafting
  • Siapa saja yang berminat dalam bidang engineering drafting

Apapun latar belakang Anda bisa bergabung dengan pelatihan ini.

Dibimbing langsung oleh Instruktur yang telah berpengalaman selama 23 tahun di bidang desain dan konstruksi.

Hub kami segera di : 085795561584 (24 jam)

Karya Arsitektur dan Nasib Sebuah Kota

Arsitektur dan Ekonomi Kota

Oleh Elisa Sutanudjaja

KOTA metropolis berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi, teknologi, dan globalisasi. Namun, yang paling berpengaruh dalam pertumbuhan kota adalah perkembangan teknologi yang demikian pesat yang notabene mempengaruhi gaya hidup masyarakat kota. Pada akhirnya pertumbuhan kota diiringi dengan globalisasi dan budaya konsumsi.

PHILLIP Kotler dalam bukunya, Marketing Places: Attracting Investment, Industry, and Tourism to Cities, States and Nations, mengetengahkan konsep city growth dynamics dan city decay dynamics sebagai ilustrasi dari fluktuasi perkembangan kota yang disebabkan globalisasi.

Dalam teori city growth dynamic Kotler menyatakan, sebuah kota pada dasarnya menarik dan atraktif karena adanya perkembangan industri atau memiliki keindahan alam atau memiliki warisan budaya. Kotler juga mengasumsikan keterbukaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan arus migrasi, wisatawan, dan investasi. Hal tersebut diikuti kenaikan harga real estat dan permintaan kebutuhan akan transportasi serta akomodasi yang tentu saja diikuti kebijakan pemerintah kota untuk menaikkan nilai pajak guna membayar biaya ekspansi transportasi, telekomunikasi, energi, dan kebutuhan sosial.

Kebijakan pemerintah tersebut memicu kondisi city decay dynamics pada saat sebagian penduduk dan industri memutuskan pindah ke pinggiran kota demi menghindari tingginya biaya hidup. Pada akhirnya kota yang semula merupakan tempat menarik mulai berubah menjadi citra negatif.

Oleh sebab itu, sebuah kota haruslah kompetitif terhadap kota sekitarnya untuk menarik migrasi bisnis, wisatawan, dan investasi. Pada saat sebuah kota berada dalam kondisi city decay dynamics, sudah saatnya bagi kota tersebut untuk melaksanakan restrukturasi.

Salah satu langkah restrukturasi yang ampuh adalah dengan mengubah citra dan identitas kota yang pada umumnya melibatkan pembaruan seluruh aspek kota dan urban. Pada akhirnya citra baru tersebut dapat digunakan untuk memasarkan dan meningkatkan nilai sebuah kota. Kota yang gagal memasarkan dirinya akan menghadapi krisis ekonomi dan stagnasi.

PADA saat ini Jakarta memang tetap diminati masyarakat luar Jakarta, tetapi perlu diingat para peminat itu bukanlah peminat yang membawa bisnis, investasi, atau turisme yang dapat menambah devisa. Dapat dikatakan saat ini Jakarta berada pada kondisi city decay dynamics.

Krisis ekonomi, teror bom, penggusuran, dan banjir menambah buruk citra kota yang memungkinkan larinya investasi dan bisnis ke luar daerah. Sudah saatnya Jakarta membenahi diri dan memang membutuhkan usaha luar biasa dan biaya yang cukup besar. Untuk memulai pembenahan diri, mungkin Pemerintah Provinsi DKI bisa melakukan studi kasus pada Melbourne dan Bilbao.

Bilbao pada mulanya dikenal sebagai salah satu kota terbesar di Spanyol dan memiliki industri besi dan manufaktur kapal. Citra kota tersebut menurun setelah terjadinya serangan teroris dan teror penculikan antara kedua pihak yang bertentangan saat itu, yaitu Pemerintah Spanyol dan kaum Basque. Akhirnya Pemerintah Kota Bilbao memutuskan mengambil langkah drastis dengan melakukan revolusi besar-besaran.

Didukung Uni Eropa, Pemerintah Spanyol dan Basque, pemerintah kota dan pihak swasta, berbagai macam kebijakan dalam bidang kebudayaan dan upaya pembaruan kota diluncurkan untuk mengubah citra Bilbao dari kota industri menjadi kota budaya dan jasa dengan bantuan arsitek internasional.

Dalam sekejap Bilbao menjadi kota kontemporer dan menarik, dihiasi jembatan dan bandara oleh Santiago Calatrava, jaringan kereta api dan stasiun oleh Norman Foster, kawasan komersial oleh Cesar Pelli, dan klimaksnya adalah Museum Guggenheim oleh Frank O Gehry. Sebagai tambahan, pemerintah kota juga memperbaiki fasad kota, merenovasi fasilitas pelabuhan, pembangunan jalur transportasi, dan revitalisasi Sungai Nervion yang mengalir ke pusat kota.

Kunci transformasi Bilbao tak lain tak bukan adalah Museum Guggenheim yang dibuka pada akhir tahun 1997. Museum tersebut terkenal dengan desain yang revolusioner dan ditutupi titanium dan mungkin menjadikannya sebagai salah satu bangunan paling populer pada abad ke-20 bersama-sama dengan Opera House di Sydney.

Pada tahun pertama pembukaan museum ternyata menarik 1,37 juta pengunjung dan memberi imbas pada ekonomi lokal sebesar 147 juta dollar AS pada tahun 2001 dan meningkat menjadi 170 juta dollar AS pada tahun berikutnya. Dalam jangka waktu tiga tahun, pemerintah kota berhasil mencapai break even point untuk investasi pembangunan museum.

CONTOH menarik lain adalah Melbourne. Pada akhir dekade 1980-an, Pemerintah Kota Melbourne menyatakan diri bangkrut. Pada dekade tersebut Australia memang sedang dilanda krisis, yaitu jatuhnya nilai real estat dan tingginya pengangguran.

Pada tahun 1992 Jeff Kennett diangkat menjadi Premier (semacam gubernur) Negara Bagian Victoria menggantikan Joan Kirnier yang hanya memerintah dua tahun. Sebelum menjadi premier, Jeff Kennett berprofesi sebagai agen periklanan, profesi yang sangat membantunya dalam proses pembaruan Kota Melbourne.

Secara global, langkah yang diambil Jeff Kennett tak ada bedanya dengan Bilbao. Kennet merevitalisasi Sungai Yarra sebagai salah satu tujuan turis dunia, diikuti dengan proyek ambisius, seperti Museum Melbourne dan Melbourne Exhibition Centre oleh Denton Corker Marshall serta pembangunan Crown Casino di tepi Sungai Yarra yang konon kasino paling mewah di seluruh Australia.

Jeff Kennett dengan berani merebut jatah Adelaide sebagai pemegang lisensi penyelenggara balap mobil Formula 1 di Australia yang kemudian memicu perang dingin antara Negara Bagian Victoria dan South Australia. Upaya klimaks Jeff Kennett diakhiri dengan diadakannya sayembara desain internasional untuk pembangunan Federation Square pada tahun 1994.

Sayembara desain memang menjadi langkah terbaik guna mendapat desain kontroversial dan menarik. Dari sayembara internasional tersebut telah lahir dua bangunan ternama di Australia, yaitu Opera House di Sydney oleh Jorn Utzon dan Parliament House di Canberra oleh MGT. Pada bulan Juli 1997, LAB, firma desain dari London, diumumkan sebagai pemenangnya. Pada akhir tahun 2002, Federation Square dibuka untuk umum.

Apakah Federation Square bisa mengikuti jejak Museum Guggenheim atau Opera House, kita masih belum mengetahui jawabannya. Tetapi, langkah revolusioner yang diambil Jeff Kennett saat itu telah mengubah citra Melbourne menjadi Melbourne yang kita kenal kini.

Dalam hal ini kita bisa melihat bahwa satu karya arsitektur dapat mengubah nasib sebuah kota, seperti Museum Guggenheim dan Bilbao, Opera House dan Sydney, atau Federation Square dan Melbourne. Mungkin hal tersebut terdengar sederhana, tetapi untuk mencapai seperti yang dicapai Bilbao diperlukan upaya menyeluruh yang melibatkan seluruh kalangan dan intervensi pemerintah.

Elisa Sutanudjaja, ST M Arch Arsitek di Hassell Pty Ltd, Sydney, Lulusan Universitas Tarumanagara dan University of New South Wales

Sumber: Kompas, Minggu, 07 Maret 2004