Karya Arsitektur langgam Art Deco di Bandung

Spirit ”Art Deco” Perlu Dihidupkan

Oleh : Dr. Mauro Rahardjo

Popularitas Art Deco merupakan spirit dan semangat yang menjiwai karya-karya arsitektur pada masa kini. Dapat diramalkan Arsitektur langgam Art-Deco ini menjadi daya tarik yang makin besar. Art Deco Look akan menjadi gerakan “lama” yang baru dan menjadi pendorong bagi investor untuk menghasilkan karya-karya yang dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Bandung dan masyarakat yang lebih luas.

KOTA Bandung termasuk dari sederetan kota-kota di dunia yang memiliki Arsitektur langgam Art-Deco yang signifikan. Langgam Art Deco sangat indah dan dapat dinikmati oleh setiap orang. Di Asia disebutkan hanya ada tiga kota yang memiliki koleksi bangunan dan kawasan dengan Arsitektur langgam Art-Deco, yaitu Shanghai, Bombay, dan Bandung.

Keunikan karya Arsitektur yang satu ini adalah karena kelahiran Art-Deco terjadi di antara dua Perang Dunia, yaitu antara tahun 1920 s.d 1939. Periode setelah itu, yaitu sekitar tahun 1950-an, memang masih ada karya Arsitektur yang bernafaskan Art-Deco, tetapi lebih karena pengaruh Art Deco yang masih berlangsung. Dengan alasan sejarah karya seni inilah, maka dirasakan perlunya satu konsensus nasional untuk bukan saja mengamankan benda bersejarah di Bandung ini, tetapi juga menghidupkan kembali.

Pada masa dilahirkannya karya Arsitektur berlanggam Art Deco, tentu saja nama itu belum ada. Yang dikenal adalah istilah Modernistic atau Style Moderne. Barulah di tahun 1960-an Bevis Hllier, seorang sejarawan dan kritikus seni dari Inggris menggunakan istilah Art-Deco dengan resmi.

Nama Art Deco diilhami dari satu pameran Exposition Internationale des Arts Decoratifs Industriale et Modernes yang diadakan di Paris pada tahun 1925. Art Deco menunjukkan suatu istilah langgam decoratif yang terbentuk di antara tahun 1920-1930.

Sejak tahun 1970-an hingga kini istilah Art Deco telah diterima dengan luas. Pada munculnya seni Art-Deco ini boleh dikatakan listrik dan lampu tidak banyak dipakai, mengingat bahaya perang. Suatu masa depresi yang sangat besar terjadi. Pada masa itu juga banyak perubahan sosial, ketika wanita tidak lagi harus menggunakan corset dan boleh merokok. Masa yang penuh dengan “kebebasan” untuk mengekspresikan diri dan sangat berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Demikian pula terjadi dengan gerakan-gerakan Arsitektur.

Jadi apa yang membedakan antara langgam Arsitektur ini dengan langgam lainnya? Pada dasarnya karena adanya gerakan Modernisme. Gerakan ini memenuhi konsep modernisme, yaitu tuntutan estetika menuju bentuk sederhana. Hanya saja kelemahannya di satu pihak gerakan modernisme membebaskan diri dari keterikatan Arsitektur Klasik, tetapi di pihak lain membuat “ikatan” sendiri dalam bentuk konsensus internasional (International Style).

Art Deco menginduk pada modernisme hanya saja lebih fokus pada berbagai variasi dekoratif dalam berbagai produk. Karakter yang paling utama adalah bentuk Geometrik murni dan Kesederhanaan (Simplicity); acapkali dengan warna-warna cemerlang dan bentuk sederhana untuk merayakan hadirnya dunia komersial dan teknologi. Dari sinilah lahir Art Deco yang menjadi penanda jaman dalam bentuk-bentuk Arsitektur yang anggun.

Sesuai dengan klasifikasi yang ada; arsitektur langgam Art-Deco dibedakan menjadi empat, yaitu Floral Deco , Streamline Deco, Zigzag Deco, dan Neo-Classicael Deco. Di Indonesia, banyak dikenal dua langgam yang pertama disebut pertama; jarang didapati corak ketiga dan keempat.

Karya Arsitektur langgam Art Deco di Bandung terlihat dua macam mainstream; yaitu yang penuh dengan inovasi seni dekoratif, antara lain diwakili oleh Gereja Katedral St. Petrus (1922), Gereja Bethel (1925), Hotel Preanger (1929), Vila Isola (1932), dirancang oleh CP Wolff Schoemaker. Yang kedua, yaitu yang memanfaatkan dekorasi florel; jumlah bangunan seperti ini saat ini paling besar di Bandung. Yang ketiga yang mengutamakan fasade streamline, yaitu Hotel Homann (1931), Bank Pembangunan Daerah, Villa Tiga Warna dan Vila Dago Thee dirancang oleh A.F. Albers antara tahun 1931 s.d 1938.

Seluruh karya arsitek Belanda di Bandung ini menjadi Penanda Jaman. Yang paling menonjol dalam konsep mereka adalah pemikiran hadirnya bangunan-bangunan tersebut di Bandung, sebagai daerah beriklim tropis; sehingga respons terhadap iklim itu sangat terasa terlihat dalam orientasi bangunan dan bentuknya yang mereka sebut tropische art deco.

Popularitas Art Deco merupakan spirit dan semangat yang menjiwai karya-karya arsitektur pada masa kini. Dapat diramalkan Arsitektur langgam Art-Deco ini menjadi daya tarik yang makin besar. Art Deco Look akan menjadi gerakan “lama” yang baru dan menjadi pendorong bagi investor untuk menghasilkan karya-karya yang dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Bandung dan masyarakat yang lebih luas.

(Dr. Ir. Mauro Rahardjo, M.Arch, Pendiri Feng Shui School Indonesia dan Ketua Jurusan Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan)

Sumber: Pikiran Rakyat, Selasa, 23 Maret 2004.

Mendapatkan Pekerjaan di Bidang Engineering dan Desain

Anda Lulus Sekolah dan Bingung Cari Pekerjaan?

landing gear pesawat
Design Landing Gear Boeing 777-300 dengan 6 roda

Sebelum bicara mengenai lowongan apa yang bisa Anda dapatkan setelah lulus sekolah mari kita berbicara dulu mengenai dunia engineering dan desain.

Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata desain dan gambar? Tidak sedikit dari anda langsung berasosiasi tentang suatu gedung atau bangunan.

Engineering design itu sangat luas. Salah satunya bidang kedirgantaraan atau aerospace. Salah satu bagian dari pesawat adalah landing gear.

Bila pesawat yang kita naiki akan mendarat (landing), dengan berdebar-debar kita rasakan hentakan ketika roda pesawat menyentuh landasan pacu. Tugas menahan pesawat agar bisa berpijak kembali ke bumi dengan smooth dikerjakan oleh bagian struktur pesawat yang bernama landing gear.

Gambar yang kita tampilkan di atas adalah landing gear pesawat Boeing 777-300 dengan 6 pasang rodanya. Berapa ton berat pesawat dan muatannya yang ditahan oleh landing gear ketika mendarat? Bagaimana system pengoperasiannya sehingga landing gear bisa berfungsi seperti sepasang kaki sekor burung yang didekapkan ke badannya ketika sedang terbang dan dipijakkan ke bawah ketika akan mendarat? Itu semua dirancang oleh para aircraft engineer yang dikomunikasikan lewat gambar desain.

Jadi gambar dan desain itu bukan hanya bangunan gedung! Peluang kerja dalan jagad engineering sangat luas. Peluang inipun juga milik Anda! Bila Anda memiliki skill engineering drafting! Bila Anda belum memiliki Anda bisa mendapatkannya lewat kursus atau pelatihan!!! Jangan menyiksa diri Anda pontang panting mencari lowongan pekerjaan sedangkan Anda tidak memiliki skill yang bisa Anda tawarkan!

Kursus Membaca Blue Print Drawing

Membaca dan Menginterprestasikan Gambar Kerja Dengan Benar

Target Kursus Blue Print Reading Drawing:

  • Memahami berbagai macam penggunaan tipe-tipe garis (the alphabet of lines), dan multi-view drawings
  • Memahami simbol-simbol yang digunakan dalam engineering drawing
  • Memahami perbedaan drawing projections
  • Mampu membaca dan memahami engineering drawing
  • Mampu membaca part list
  • dll

Mengapa Anda harus belajar dengan Kamung Drafter?

  • Materi bisa disesuaikan dengan keperluan pekerjaan Anda
  • Instruktur praktisi yang sudah berpengalaman selama 23 tahun di bidang engineering design dan konstruksi

Untuk mendiskusikan mengenai solusi yang bisa kami berikan kepada Anda, silahkan hubungi kami di: 085795561584 (24 Jam)

Expert CATIA Drafting Services

Berpengalaman 23 Tahun Dalam Engineering Design Dengan Menggunakan CATIA

Team kami berpengalaman:

  • Memahahi standar design drafting sesuai dengan ANSI, ASME maupun ISO
  • Memahami mechanical engineering design dengan baik
  • Memahami proses fabrikasi, assembly dan test commissioning
  • Berpengalaman dalam mendesain pesawat terbang, otomotive, powerplant, building utlity, water treatment plant, simulator, dll

Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai pekerjaan engineerng design yang bisa kami bantu untuk Anda silahkan hub kami di: 085795561584 (wa, tlpn sms 24 Jam)

Gaji AutoCAD Drafter Pemula Lulusan SMA/SMK

Biaya untuk Kursus AutoCAD Drafter vs Gaji Pertama Bagi Bagi Pemula Lulusan SMA/SMK

Berapa biaya yang harus Anda keluarkan untuk mengikuti kursus AutoCAD Drafter? sehingga Anda menguasai tidak hanya AutoCAD akan tetapi Anda juga menguasai gambar teknik, engineering drawing, sehingga Anda bisa membuat gambar kerja dan tentunya sipa kerja.

Berbagai lembaga pelatihan ada yang hanya menawarkan belajar AutoCAD. Artinya targetnya Anda bisa emgoperasikan AutoCAD. Anda bisa meniru suatu gambar, akan tetapi Anda tidak belajar bagaimana sampai terjadinya gambar tersebut. Kursus AutoCAD saja biasanya biayanya lebih murah.

Ada juga yang menawarkan belajar menjadi drafter. Beberapa mensyaratkan Anda harus sudah terlebih dahulu menguasai AutoCAD, tetapi beberapa menjadikan satu paket antara belajar AutoCAD dan belajar membuat gambar kerja. Yang seperti ini biasanya lebih mahal.

Biaya Kursus AutoCAD Drafter vs Gaji Pertama Bagi Pemula
Bila Anda lulusan SMA/SMK dengan pengalaman nol tahun, tetapi Anda menguasai AutoCAD dan bisa membuat gambar kerja, biasanya perusahaan memberikan gaji sebesar UMR, sebagai gaji awal. Jadi Anda bisa berhitung biaya yang Anda keluarkan untuk membayar uang kursus dengan gaji perdana Anda yang sesuai dengan UMR (bagi lulusan SMA/SMK nol tahun pengalaman) berapa x gaji Anda bisa menutup biaya kursus yang Anda keluarkan???

Dari sini Anda bisa berhitung antara biaya yang keluarkan dan potensi penghasilan yang akan Anda dapat. Dan selanjutnya Anda harus egera mengambil keputusan, terutama bagi Anda yang masih menganggur, Anda harus berani mengakhiri status “pengangguran” Anda. Ada yang pernah bertanya mengenai pelatihan ini sekitar 3 tahun yang lalu dan sampai sekrang juga masih menganggur dan belum juga mengambil keputusan dan masih bertanya lagi…..he he he he…..Action!!!!!! Temen2 sudah pada dapet pekerjaan…..bukan ada lowongan baru kursus, keduluan yang lain…..he he he

Salam Hangat dan Jabat Erat Selalu